Amd Ryzen 3 2200u Review : Cpu Tangguh Buat Notebook Hebat – Murdockcruz

By | Oktober 4, 2021

AMD sudah mengisi celah dalam seri pocket book dengan kekuatan tangguh, Ryzen collection. Ada beberapa pilihan yg sangat superb buat pocket book mainstream juga skinny laptop computer, dan salahsatunya adalah AMD Ryzen tiga 2200U. Meskipun pilihan ini masih membawa kekuatan twin core, hal terbaik berdasarkan seri ini merupakan kekuatan grafis Radeon RX Vega tiga yang relatif superb untuk gaming kasual dalam 720p.

Popularitas AMD hari ini jauh lebih baik, saat seri Ryzen mampu memompa kinerja prosesor jauh lebih mengesankan, khususnya buat seri desktop. Dan kini, mereka mencoba membuat hal yang sama buat pilihan prosesor cell, dimana beberapa CPU yg siap disajikan akan diubahsuaikan dengan kebutuhan pengguna. Salah satunya adalah AMD Ryzen tiga 2200U, dimana pilihan ini merupakan pilihan terendah berdasarkan Ryzen cell CPU. Nah, jika engkaumasih penasaran dengan apa yang bisa ditawarkan prosesor tadi, mari kita celoteh lebih lebih jelasnya dibawah ini.

Baca jua : Seberapa Hebat Sih Prosesor AMD E-Sequence Itu? Let’s Discover OutAMD Ryzen 2200U Assessment : Pandangan Umum

AMD Ryzen tiga 2200U merupakan prosesor APU cell yang dihadirkan buat laptop computer tipis maupun seri mainstream, dimana CPU tersebut diumumkan pada bulan Oktober 2017 silam. Prosesor ini mempunyai kekuatan twin core menggunakan base clockspeed dua,5 Ghz & memiliki maksimum increase clock sampai tiga,4 GHz. Seri ini juga menawarkan SMT (empat thread sekaligus) dan 4 MB L3-Cache.SpesifikasiAMD Ryzen 3 2200UCores / Thread2C/4TBase Clock / Increase Clock2.5Ghz / 3.4Ghz Complete L1 Cache384KBTotal L2 Cache1024KBTotal L3 Cache4MBUnlockedNoCMOS14nmDefault TDP / TDP15WMax System Reminiscence SpeedDDR4 2400MHzMemory Channels2Graphics ModelRadeon™ Vega tiga Graphics

Arsitektur prosesor ini berdasarkan pada Zen, dimana AMD menyebutnya sebagai pilihan yang paling efektif antara Kinerja maupun nilai Efisiensi. Mereka mengklaim bahwa seri CPU yg membawa arsitektur Zen ini akan memberikan peningkatan performa sampai 52% dalam siklus instruksi per-jam jika dibandingkan menggunakan seri prosesor AMD generasi sebelumnya.

Inti “Zen” itu sendiri merupakan desain prosesor x86 “clear sheet” yang sahih-benar recent &  menginspirasi generasi produk terbaru komputasi AMD yg memberikan kinerja tinggi, termasuk buat seri Ryzen 3 2200U. Seri ini jua membawa grafis terintegrasi yg disebut Radeon RX Vega 3 dan menunjukkan tiga CU (192 Shaders) menggunakan maksimum clock hingga 1000 MHz. TDP bisa dikonfigurasi antara 12 & 25 Watt (15 Watt nominal).

Prosesor ini pula mempunyai dukungan teknologi memori DDR4 2400Mhz twin channel, termasuk pula dukungan teknologi refined misalnya AMD SenseMI Know-how menggunakan lima fitur utama, yakni Prolonged Frequency Vary (XFR), Precision Increase, Neural Web Prediction, Pure Energy dan Good Prefetch. Selain itu, Ryzen 3 2200U siap menyajikan pilihan DirectX® 12 Know-how buat pengalaman yg jauh lebih halus.Performa CPU : AMD Ryzen tiga 2200U

Jadi, bagaimana sih performa prosesor ini? Seri ini bisa dikatakan memiliki potensi jauh lebih baik apabila dibandingkan dengan prosesor Intel Core i3 seventh Gen Kaby-lake, & sanggup setara dengan prosesor Intel subsequent gen yang sama. Namun, buat melihatnya jauh lebih lebih jelasnya, ada beberapa tes yang kami lakukan buat mampu meyakinkan prosesor dalam urusan kinerja nyata.

Kami mempunyai Acer Aspire tiga A315-41 menjadi modal primer buat melihat seberapa baik kekuatan prosesor AMD Ryzen tiga 2200U, termasuk juga buat membandingkan bagaimana performa CPU tadi dengan prosesor lainnya dengan spesifikasi yg hampir sama.Cinebench R15 & GeekBench 4.0

Sebagaimana apa yang sudah kami sebutkan diatas, prosesor ini mendukung Multithreading Secara Bersamaan, yg berarti bahwa setiap inti dapat memproses 2 thread sekaligus. Ini mampu membawa nilai keunggulan yg baik untuk kinerja multi-tasking, meskipun masih sanggup dikatakan sederhana, tidak terlalu menuntut.

[Best_Wordpress_Gallery id=”23″ gal_title=”Ryzen tiga Cinebench”]

Dalam benchmark Cinebench single-core, seri ini masih terhitung relatif baik, bahkan bisa melebihi kinerja yang ditawarkan prosesor Intel Core i3 -7100U dan hampir sebanding menggunakan prosesor Intel Core i5-7200U generasi ketujuh. Tetapi, untuk mencapai performa tadi, pengguna perlu mengatur Energy Plan pada pengaturan maksimum, karena bila diatur pada pilihan minimalis atau stability, clockspeed CPU rata-homogen berada pada dua.5Ghz lebih sedikit.

Prosesor ini pula terlihat hebat buat kinerja multi-thread, bahkan menyamai prosesor Intel Core i5-7200U menggunakan sedikit disparitas dalam skor. Oleh karenanya, AMD Ryzen 3 2200U sanggup menawarkan daya komputasi yg lebih berdasarkan relatif buat skenario penggunaan seperti pekerjaan tempat kerja & searching Web, termasuk gaming kasual.Performa GPU : Radeon RX Vega 3

AMD kinimempunyai pilihan built-in yg jauh lebih baik, Radeon RX Vega. Pilihan ini sanggup membawa nilai iGPU ke stage yg jauh lebih mengesankan, bahkan mungkin bisa sebanding menggunakan devoted GPU entry stage, meskipun skor yg dihasilkan masih dibawahnya. Hal yang sama jua berlaku buat Radeon Vega tiga, meskipun seri ini merupakan yg terendah, tetapi beliau sanggup memberikan performa yang cukup baik, bahkan kinerja yang ditawarkan melebihi iGPU dari Intel HD Graphic.Spesifikasi Radeon RX Vega 3CodenameVega Raven RidgeArchitectureVegaPipelines192 – unifiedCore Speed1100 (Increase) MHzShared MemorynoDirectXDirectX 12_1Transistor Count4500 Milliontechnology14 nmFeaturesTiled Rasterization, Shared Reminiscence 

Radeon RX Vega 3 ini diluncurkan dalam awal 2018, dimana sebenarnya GPU tadi masih berdasarkan dalam arsitektur Vega (generasi ke-5 GCN) & mempunyai 3 CU (= 192 menurut 704 shader) dengan maksimum clock sampai 1100 MHz. Kinerja tergantung dalam TDP yg dikonfigurasi, clock, pendinginan, dan konfigurasi memori). Dan apabila pocket book ini mempunyai pilihan RAM twin channel, maka seri iGPU tersebut akan jauh lebih handal buat urusan kinerja, termasuk gaming.3DMark / 3DMark 11

Tes 3DMark mampu membuktikan seberapa hebat performa sebuah kartu grafis buat kinerja nyata, termasuk pula kekuatan Radeon RX Vega tiga. Hasil rating 3DMark dimaksudkan untuk memberikan nilai rata-homogen yang dinormalisasi buat membandingkan konfigurasi perangkat keras PC yg tidak selaras, khususnya jua buat nilai GPU. Seri ini mampu membawa nilai kasual GPU efficiency jauh lebih baik, apalagi ada beberapa skenario yang kami hadirkan, antara 3DMark juga 3DMark 11.

[Best_Wordpress_Gallery id=”24″ gal_title=”Ryzen tiga 2200U 3DMark”]

Hasil yg diperlihatkan pada beberapa skenario diatas, Radeon RX Vega tiga sanggup membuktikan kekuatan yg sangat baik, bahkan hampir setara dengan seri Geforce 920MX, meskipun ini masih belum menerangkan seberapa hebat GPU tersebut buat performa gaming. Tetapi begitu, seri ini jauh lebih baik dari apa yg ditawarkan Intel HD Graphic, apalagi apabila ia memiliki twin channel memori yg akan mendongkrak kinerja jauh lebih gahar.Gaming efficiency

Dan karena kami mempunyai pocket book menggunakan pilihan layar yang memiliki maksimum resolusi HD, maka pilihan ini sebenarnya jauh lebih superb untuk performa gaming 720p. Terlebih lagi beliau mampu membawa kasual gaming pada stage yg menyenangkan, menggunakan tingkat FPS yang cukup baik. Meskipun seri Radeon RX Vega 3 tidak sanggup membawa performa gaming yang sangat menuntut. Jadi, apabila kamu berencana ingin menghadirkan gaming eSport kasual yang relatif terkenal, misalnya DOTA dua, Overwatch maupun Fortnite, pilihan ini bisa membawa kekuatan gaming yg superb, meskipun masih dalam tawaran antara pengaturan low hingga medium pada stage 720p. Untuk lebih detailnya, berikut dibawah ini merupakan output yang bisa ditawarkan Radeon RX Vega tiga.

Jadi, itu beliau sedikit ulasan sederhana mengenai Prosesor AMD Ryzen tiga 2200U, yang kinimulai dihadirkan pada banyak pilihan pocket book mainstream maupun pocket book premium. Ada poly pilihan model yg bisa engkaupilih, termasuk ACER, ASUS, HP, Lenovo & sebagainya. Harga yg ditawarkan buat seri pocket book ini juga terhitung cukup terjangkau, dimana engkaumampu melihat lebih lengkap aneka macam pilihan pocket book yg menggunakan prosesor tadi disini.

Masih ada poly yg sebagai nilai keunggulan menurut prosesor Ryzen 3 2200U, hanya saja, pengguna perlu tahu bahwa buat mengambarkan potensi maksimum menurut CPU tadi, pengaturan energy plan dalam stage maksimum bisa mempengaruhi, termasuk juga waktu laptop computer dalam keadaan terhubung menggunakan charger. Selain itu, dukungan memori twin channel bisa mendongkrak kinerja jauh lebih gahar, jadi apabila sebuah pocket book hanya menunjukkan sebuah memori saja, maka pilihan improve akan membawanya pada nilai yg baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *